Tampilkan postingan dengan label tragis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tragis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Juli 2016

Astaga! Dituduh Mencuri Daging Sup Ibu Tiri, Tubuh Bocah Digembok Ayahnya


Kepolisian Negara Bagian Ogun, Nigeria, akhirnya berhasil menangkap Francis Taiwo.
Pria itu dituduh telah merantai puteranya yang masih berusia sembilan tahun, Korede, selama beberapa bulan.
Dilansir Pulse, Francis Taiwo (40) melakukan kekerasan itu karena menuduh Korede telah mencuri daging sup milik ibu tiri.
Menurut pria yang merupakan pastor di Celestial Church of Christ (CCC) di Ajibawo, Korede telah dirasuki setan. Sehingga harus dirantai besi dan digembok di ruangan sendirian.
Pada polisi, Taiwo mengatakan anaknya selalu mencuri dan senang mengambil daging dari tempat sup milik istri mudanya.
"Saya rantai Korede karena dia dirasuki. Roh jahat membuatnya mencuri. Dia harus dibebaskan. Saudara-saudaranya tidak tinggal bersama saya," kata Taiwo.
Taiwo telah bercerai dari ibu Korede, Maria, pada 2007 setelah mantan istrinya itu melahirkan Korede. Dengan Maria dia memiliki empat anak, dua laki-laki dan dua perempuan.

Dia sudah bercerai dua kali sebelum menikah dengan istri yang saat ini.
Dilaporkan Pulse, di lain pihak Korede mengaku mencuri karena kelaparan.
Ia mengatakan ayahnya tidak pernah memperhatikan keluarga dan selalu membiarkan mereka kelaparan.
"Saat saya dirantai, ayah dan ibu tiri saya memberi makan dua kali sehari. Kadang-kadang selama beberapa hari saya tidak diberi makan. Saya ingin kembali sekolah karena saya ingin menjadi dokter. Saya tidak ingin kembali ke rumah ayah," kata Korede.
Polisi akan menangani kasus ini sebagai upaya pembunuhan. Sebab perbuatan pria itu bisa membuat anaknya meninggal.
Dari bukti yang dikumpulkan, Taiwo sudah merantai puteranya ke altar gereja lebih dari sebulan dan membiarkannya kelaparan. Bahkan bocah itu sampai koma.
Upaya ini disebutnya untuk menghilangkan roh jahat yang mendorong bocah itu mencuri.

Namun setelah informasi dari warga setempat, aparat pertahanan keamanan dan pertahanan sipil negara itu tiba menyelamatkan anak tersebut.
Ibu tirinya, Kahinde, juga ditangkap atas tuduhan membantu kekejaman suami pada Korede.

Rabu, 20 Juli 2016

Hanya Karena Lupa Cas Hp Suami, Pasutri Yang Baru Menikah Seminggu Ini Malah Mengalami "Hal Ini"!

Sepasang pasutri asal Rusia yang baru menikah seminggu, hanya dikarenakan sang istri yang bernama Gyulnara Velieva lupa mengecas HP suaminya yang bernama Samir Gabibov, suaminya membunuh sang istri serta membuang mayatnya.

Setelah Samir Gabibov bertengkar dengan Gyulnara Velieva, ia memukul kepala Gyulnara Velieva serta membantingnya ke atas lantai hingga mengakibatkan Gyulnara Velieva tewas di tempat. Samir Gabibov kemudian memasukkan mayat istrinya ke dalam kantong besar serta meminta ibunya untuk membantu memindahkannya namun tanpa memberitahu sang ibu isi dari kantong tersebut. Ia berbohong bahwa istrinya sedang tidur. Terakhir ia dengan menggunakan sepeda membuangnya ke pinggiran kota.
Pihak keluarga Gyulnara Velieva melapor ke pihak kepolisian setelah mendapati bahwa ia telah menghilang. Setelah menyelidiki semua bukti yang ada, pihak kepolisian akhirnya menangkap Samir Gabibov. Menurut pengakuannya, Samir Gabibov berkata karena sang istri lupa mengecas HPnya, ia pun menjadi sangat marah hingga seusai bertengkar dengan istrinya, ia nekad membunuh istrinya sendiri.
Pernikahan yang baru berusia 1 minggu harusnya tengah berada di dalam suasana romantis, namun sungguh tak disangka, hanya gara-gara sebuah masalah sepele, kehidupan kedua orang yang seharusnya indah ini menjadi hancur berantakan...

Jumat, 15 Juli 2016

Sosok Farah `Gadis Cantik dalam Kardus` versi Outsourcing


Perempuan yang dibunuh pengusaha, Farah Nikmah Ridallah ternyata berstatus tenaga kerja alih daya (outsourcing). Dia dipekerjakan bank dari dari perusahaan penyalur karyawan, PT Kelola Karya Bersama.
Corporat Secretary PT Kelola Karya Bersama Gita Amelia membenarkan status Farah tersebut.
"Dia (Farah) joint pada bulan Maret 2014. Langsung dimasukin ke Bank Bukopin," kata Gita di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis, 14 Juli 2016.
Gita mengatakan Farah disalurkan ke Bank Bukopin sebagai resepsionis. Selama di bank tersebut, Farah bekerja dengan durasi kontrak satu setengah tahun.
Selama masa kontrak tersebut, Farah harus menjalani evaluasi kinerja di tahun pertama bekerja.
"Satu tahun evaluasi kinerja. Setelah itu dilanjutkan ke kontrak," ucap dia.
Gita mengatakan saat evaluasi pada Maret lalu, Farah mendapat nilai baik. Gita mengaku dia tak pernah mendapat keluhan dari lingkungan tempat Farah bekerja.
"Di luar dari pekerjaan bukan tanggung jawab kami. Di dalam pekerjaan, dia punya kinerja yang baik dan kami tidak pernah mendapat komplain. Dia memiliki kredibilitas yang baik," kata dia.
PT Karya Kelola Bersama merupakan penyalur tenaga kerja di anak perusahaan Bank Bukopin. Saat ini, perusahaan tersebut mengelola sekitar 50 tenaga kerja alih daya.

Kamis, 30 Juni 2016

Video Nenek Renta Yang Disiksa Wanita Hamil Ini Menguras Air Mata


Sebuah video yang diposting oleh pengguna akunFacebook Joice Yalina Joe ke Fanpage Teman Ahok, mendadak jadi viral di internet.
Video itu memperlihatkan perlakuan kasar yang dilakukan oleh seorang cucu kepada neneknya yang sudah sangat renta.
Tampak dalam video berdurasi 3:57 itu, seorang wanita muda yang tengah hamil besar sedang memandikan sorang nenek di dekat rumahnya.
Nenek itu tidak mengenakan busana, dan duduk di atas kursi plastik di gang sempit.
Wanita hamil yang diketahui sebagai cucunya itu terlihat menyiram air ke kepala neneknya dengan kasar.
Ia juga terlihat memukul kepala nenek itu menggunakan gayung mandi.

Wanita itu kemudian berbalik untuk mengambil shampoo di sekitarnya.
Tapi bukannya memberikan shampoo itu dengan cepat, wanita itu malah menjambak rambut putih nenek tersebut.
Baru setelahnya ia kemudian memberikan shampoo di atas kepala sang nenek.
Nenek itu tampak mengucek sampoo di rambutnya hingga berbusa.
Belum puas melakukan penyiksaan, wanita hamil itu mencubit pipi neneknya kemudian menyiramkan air ke muka dan kepala nenek dengan sangat kasar.
Ia juga berulang kali memukul kepala nenek renta itu menggunakan gayung dengan sangat keras.
Wanita itu juga berulang kali mencubit pipi neneknya sambil terus marah-marah.

Bahkan ia tak segan memukulkan drigen bekas air ke kepala nenek itu.
Sementara nenek itu tanpak mengerang kesakitan menghadapi penyiksaan yang dilakukan cucunya itu.
Setelah selesai mandi, nenek itu kemudian berjalan meninggalkan cucunya dengan tertatih menggunakan tongkat.
"Mohon dibantu teman-teman, nenek ini di siksa oleh cucu nya yang sedang hamil itu, tiap hari dijemur di pinggir kali, kemarin saya dan teman-teman ke rumah nenek tsb, kami mau membantu nenek itu tapi tidak tau harus di laporkan kemana? Thanks," tulis Joice Yalina Joe, pada hari Selasa (21/6/2016).
Video itu telah dilihat sebanyak 2 juta kali, dan mendapat komentar dari netizen.
Netizen mengatakan kalau sikap yang dilakukan wanita hamil itu kepada nenek yang sudah renta sangat tidak pantas.
"Subhanalloh apa dia tdk takut karma apalg kan lg hamil suatu saat nanti jika dia sudah tua pasti anaknya pemperlakunnya melebihi yg dia lakukan ke neneknya itu..," kata Aisyah.

"Perempuan penyiksa itu harus diproses secara hukum, karena sudah kdrt," komen netizen lainnya, Fitri Aini Mal Pekanbaru.
Berikut videonya :